APAMSI

Wednesday
Dec 19th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Hot topic Listrik Masih Ditunggu

Listrik Masih Ditunggu

E-mail Print PDF

 

Peta BintanBATAM, KOMPAS - Saat PT PLN menggelar program Gerakan Sejuta Sambungan se-Indonesia pada Hari Listrik Nasional yang jatuh pada Rabu (27/10), 98 kampung di Kabupaten Bintan belum terjaring listrik dari badan usaha milik negara tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bintan sejauh ini telah menyediakan generator bantuan, tetapi belum bisa mencakup semuanya.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bintan Wan Rudi Iskandar menyatakan, program listrik desa melalui pengadaan generator adalah upaya Pemerintah Kabupaten Bintan mengatasi persoalan kekurangan listrik di Bintan yang sifatnya sementara. Pasalnya, biaya operasional yang ditanggung masyarakat melalui iuran bulanan tergolong tinggi sehingga dinilai berat.

”Saya berharap PLN dapat membantu menyelesaikan kekurangan daya listrik untuk masyarakat di Bintan. Pemkab siap membantu memfasilitasi PLN untuk setiap penambahan daya,” kata Rudi.

Dari 98 kampung yang belum terjaring listrik PT PLN (Persero), baru 73 di antaranya yang mendapat pasokan listrik dari generator bantuan pemerintah daerah. Itu pun belum merata semuanya. Masih ada 25 kampung lagi yang sama sekali belum terjaring listrik baik oleh PLN maupun generator bantuan pemda.

Berdasarkan data Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bintan, 73 kampung yang belum terjaring sambungan listrik dari PLN tersebut dihuni sekitar 4.700 keluarga. Di kampung-kampung itu, listrik untuk sementara dipasok dari generator bantuan pemda.

Persoalannya, listrik yang dialirkan dibatasi mengingat tingginya biaya operasional yang harus ditanggung warga. Dalam sehari, listrik dialirkan ke rumah warga selama enam jam, mulai pukul 18.00 sampai dengan 00.00, dengan daya 2 ampere per rumah. Iuran warga sebesar Rp 130.000 per bulan.

Sementara untuk 25 kampung lainnya yang belum terjaring listrik baik dari PLN maupun generator bantuan pemda sedikitnya 426 keluarga. Jumlahnya diperkirakan masih lebih banyak karena belum semua keluarga terdata.

Kebutuhan listrik sebagian warga di 25 kampung tersebut selama ini dipenuhi dari generator berdaya kecil, swadaya perorangan. Ini misalnya terjadi di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong.

Sementara yang tidak mampu membeli generator masih mengandalkan penerangan dari minyak tanah.

PLN menggelar program Gerakan Sejuta Sambungan se-Indonesia pada 27 Oktober yang menjadi Hari Listrik Nasional. Di Kepulauan Riau, seremoni kegiatan tersebut dipusatkan di Perumahan Mahkota Alam Raya Bintan Center, Kabupaten Bintan.

Menurut Humas PLN Tanjung Pinang Nasri, acara itu dihadiri antara lain Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani dan Bupati Bintan Ansar Ahmad.

Akan tetapi, belum diperoleh keterangan berapa sambungan baru yang benar-benar terpasang di Kepulauan Riau hari itu, termasuk di antaranya di Bintan.(LAS)