APAMSI

Monday
Aug 26th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Produksi Panel Surya PLTS di Dalam Negeri Terus Menurun

E-mail Print PDF

 

{image.title}

Pembangkit listrik tenaga surya (Foto: REUTERS/Kim White)

 

Produksi panel surya di dalam negeri terus menurun dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan data Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (Apamsi) yang memiliki 9 anggota, kapasitas produksi panel surya di dalam negeri mencapai 500 Megawatt (MW) per tahun.
Namun, tahun ini produksi modul surya di dalam negeri hanya mencapai 15 MW alias cuma 3% dari total kapasitas produksi. Lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 18 MW.
"Kabar buruknya, masalah yang hampir dikeluhkan semua anggota adalah produksi di akhir tahun kita tidak lebih dari 15 MW atau hanya 3% dari target," kata Ketua Umum Apamsi, Nick Nurrachman, usai Rakernas di Harper Hotel, Jakarta, Jumat (15/12).

Nick menambahkan, produksi panel surya lokal tak pernah naik signifikan sejak 2010. Sebab, produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) pengembang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di dalam negeri lebih banyak menggunakan panel surya impor.
Produsen-produsen panel surya lokal juga tak pernah dilibatkan pemerintah dalam proyek-proyek PLTS yang strategis. Produsen panel surya lokal hanya dilibatkan dalam proyek-proyek PLTS berskala kecil di Indonesia Timur.
"Tidak pernah banyak. Sejak berdiri 2010 sampai sekarang produksi cenderung turun," ungkapnya.
Di tahun 2018, Apamsi tak berharap banyak, target produksi panel surya tahun 2018 tak jauh beda dari tahun ini. Nick berharap pemerintah lebih banyak memberikan kesempatan pada para pemain lokal.
"(Target produksi) Enggak jauh beda karena kapasitas 500 MW kita saja over supply. Kita wait and see dan berharap pemerintah lebih banyak melibatkan kita dibanding pemain impor," tutupnya.
Sumber: https://m.kumparan.com/@kumparanbisnis/produksi-panel-surya-plts-di-dalam-negeri-terus-menurun.amp
Last Updated ( Saturday, 16 December 2017 15:26 )